Jasa Marga

Jasa Marga Siapkan 4 Ruas Tol Trans Jawa Dibuka Gratis untuk Mudik Lebaran 2026

Jasa Marga Siapkan 4 Ruas Tol Trans Jawa Dibuka Gratis untuk Mudik Lebaran 2026
Jasa Marga Siapkan 4 Ruas Tol Trans Jawa Dibuka Gratis untuk Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) memastikan empat ruas jalan tol akan dibuka secara fungsional selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Pemudik dapat melintasi ruas ini tanpa membayar tarif tol, sehingga distribusi lalu lintas diharapkan lebih lancar.

Empat Ruas Tol Trans Jawa Siap Digunakan

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan keempat ruas tol berada di jaringan Jalan Tol Trans Jawa. Operasional fungsional ini dilakukan untuk mendukung kelancaran distribusi lalu lintas selama periode mudik.

Rivan menambahkan bahwa ruas tol ini tengah dalam tahap konstruksi namun dipersiapkan khusus untuk mudik Lebaran. Dari lima ruas yang sedang dibangun, empat di antaranya akan difungsikan tanpa tarif bagi masyarakat.

Proyek Konstruksi Jalan Tol 2025-2026

Sepanjang 2025, JSMR mengebut penyelesaian lima proyek tol strategis, termasuk Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi dan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo. Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jakarta-Cikampek II Selatan, dan Akses Patimban juga masuk dalam proyek prioritas JSMR.

Penyelesaian proyek ini diharapkan mendukung kelancaran mobilitas mudik dan distribusi logistik nasional. JSMR menargetkan seluruh konstruksi utama rampung menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Peningkatan Pelayanan dan Fasilitas Tol

Selain membuka ruas fungsional, JSMR meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan jalan tol. Langkah ini mencakup pemeliharaan perkerasan jalan, penambahan petugas dan kendaraan operasional, serta penguatan teknologi melalui Tollroad Command Center dan mobile apps Travoy.

Fasilitas Travoy Rest dan rest area di jalan tol Jasa Marga Group juga ditingkatkan. Upaya ini bertujuan agar perjalanan pemudik lebih nyaman, aman, dan efisien selama arus mudik dan balik.

Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Pemerintah memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026. Mayoritas pergerakan masyarakat diperkirakan akan menuju jalur Trans Jawa, sehingga ruas tol fungsional ini menjadi penting untuk mengurangi kemacetan.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyebutkan kebijakan work from anywhere (WFA) diharapkan dapat menyebar kepadatan lalu lintas. Dengan WFA, puncak mudik bisa terdistribusi mulai 13 Maret hingga H-2 Lebaran.

Perkiraan Volume Pemudik dan Moda Transportasi

Survei menunjukkan total pergerakan masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026 mencapai 143,91 juta orang atau 50,60% penduduk. Moda transportasi yang paling dominan digunakan adalah mobil pribadi sebanyak 76,24 juta orang, disusul sepeda motor 24,08 juta orang, dan bus 23,34 juta orang.

Mayoritas pengguna mobil memilih jalur tol sebesar 50,63 juta orang. Sementara pengguna sepeda motor lebih memilih jalur alternatif selain jalan utama, yaitu sekitar 8,65 juta orang.

Dukungan Infrastruktur Tol untuk Mudik Aman dan Lancar

Pembukaan ruas tol fungsional di Trans Jawa menunjukkan kesiapan JSMR mendukung arus mudik Lebaran 2026. Infrastruktur ini tidak hanya mempermudah mobilitas pemudik, tetapi juga membantu distribusi logistik di jalur tol utama.

Dengan kombinasi pengoperasian fungsional, peningkatan layanan, dan manajemen arus mudik yang terencana, JSMR optimistis dapat memberikan pengalaman mudik lebih lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index